Showing posts with label Sistem Informasi Manajemen. Show all posts
Showing posts with label Sistem Informasi Manajemen. Show all posts

Nov 13, 2012

Kasus Penipuan Calon Haji oleh Pegawai Kemenag

Berangkat Ke tanah Suci (Haji) adalah salah satu Rukun Islam yang wajib dijalankan oleh umat muslim jika mampu. Namun dari fenomena tersebut, banyak oknum tidak bertanggung jawab yang memanfaatkannya. Dan yang lebih mencengangkan, baru-baru ini penipuan tersebut dilakukan oleh pegawai Kemenag.

keterlibatan pegawai Kemenag terjadi melalui modus konspirasi dengan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang tidak terdaftar. Mereka menjanjikan adanya kuota tambahan jamaah haji, meski kondisi sebenarnya tidak tersedia.

Selain pegawai Kemenag, kasus penipuan terhadap calon jamaah haji juga ditengarai melibatkan staf Kedutaan Arab Saudi. Modus yang digunakan adalah janji pengurusan visa haji, meski kuota yang tersedia sudah habis.

Sejumlah kasus penipuan calon jamaah haji terungkap di sejumlah daerah di Indonesia, salah satunya di Medan, Sumatera Utara. Sebanyak 76 orang yang telah menyetorkan uang Rp70 hingga Rp80 juta ke pihak travel, batal diberangkatkan. Sementara data di Inspektorat Jendral Kementerian Agama menyebutkan, jumlah korban penipuan di seluruh Indonesia saat ini sudah lebih dari 2.500 orang.
 
»»  READMORE...

Penipuan menjadi Pegawai Negeri Sipil

Menjadi PNS atau pegawai negeri sipil rupanya masih menjadi dambaan banyak orang. Buktinya, setiap kali ada kesempatan mendaftar menjadi PNS, loket-loket kantor pemerintah yang menjadi tempat untuk mencari persyaratan untuk mendaftar jadi PNS selalu penuh. Kelurahan, Kecamatan, Kantor Polisi untuk mencari SKCK. Saat pendaftaran melalui media internet diberlakukan beberapa waktu yang lalu, banyak sekali orang yang mencoba mengakses web kantor pemerintah yang ada lowongan. Akibatnya, karena di akses banyak orang, web kantor pemerintah itu jadi sangat sulit untuk dibuka kecuali dengan koneksi dewa.

Situs-situs penyedia e-book soal-soal ujian PNS juga ramai dikunjungi orang. Para penjual soal-soal untuk latihan ujian CPNS juga menangguk untung. Pemilik usaha foto kopi, penjual map juga menikmati keuntungan.

Di sisi lain, keinginan orang untuk menjadi PNS juga dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Mereka melakukan penipuan dengan iming-iming bisa menjadi PNS.

Kasus penipuan dengan iming-iming menjadi PNS bukan kali ini terjadi. Banyak sudah yang menjadi korban. Tetapi tetap saja ada korban berikutnya.

Sebenarnya, kalo kita renungkan, para korban penipuan itu -menurut saya- juga melakukan kesalahan, Jika dia dilaporkan ke pihak berwajib, dia akan terkena pasal penyuapan.

Sebenarnya, beda antara penipu dan bukan hanya pada cara pandang. Bagi yang gagal menjadi PNS akan meyebut sebagai penipu, tetapi bagi yang sukses menjadi PNS, dia akan dianggap sebagai dewa penolong.

Lalu, jika para PNS sudah menyogok untuk masuk, lihat saja nanti. Pasti dia akan menjadi koruptor.
»»  READMORE...

Tinjauan Buku 1 marshall B

Hal 88 no 2.2
 

Masalah :
2.2 . banyaknya restoran yang menggunakan nota pesanan pelanggan yang telah diberi nomor terlebih dahulu. Setiap layan diberikan nota ini untuk menulis pesanan pelanggan . pelayan diberitahukan untuk tidak membuang satupun nota pelanggan tersebut. Apabila terjadi kesalahan, mereka harus membatalkan nota tersebut dan menulis yang baru. Setiap hari , seluruh nota yang dibatalkan akan dikembalikan ke manajer. Bagaimanakah cara kebijakan ini dapat membantu restoran untuk mengendalikan penerimaan kasnya?
 


Solusi :
1. Mendokumentasi semua transaksi, karena dokumentasi memungkinkan para manajer memverifikasi bahwa tanggung jawab yang telah dilakukan oleh pegawai telah tepat.
 

2. memisahkan tugas yaitu pembagian tanggung jawab yang dilakukan manajer untuk pegawai atas bagian-bagian sebuah transaksi. Pemisahan tugas sangat penting terutama dalam aktivitas bisnis yang melibatkan penerimaan atau pengeluaran kas ,karena kas dengan mudah dapat dicuri
Intinya adalah di mana setiap perusahaan ingin mendapatkan keuntungan oleh sebab itu harus ada yang memerankan 3 peran penting dalam organisasi yaitu : 

  •  Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas bisnis organisasi
  •  Memproses data untuk menyediakan informasi yang berguna bagi para manajer untuk pengambilan keputusan
  • Melibatkan prosedur pengendalian internal yang memadai untuk memastikan keandalan informasi yang dihasilkan dan untuk menjaga aset-aset suatu perusahaan
»»  READMORE...

Oct 3, 2012

Pengertian Sistem Informasi Akuntansi

Definisi Sistem Informasi Akuntansi

SIA adalah serangkaian dari satu atau lebih komponen yang saling berelasi dan berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan, yang terdiri dari pelaku, serangkaian prosedur, dan teknologi informasi. (Romney&Steinbart, 2000)

Menurut Bodnar dan Hopwood (2006), yang diterjemahkan oleh Amir Abadi Yusuf menyatakan bahwa, “Sistem informasi akuntansi merupakan kumpulan sumber daya, seperti manusia dan peralatan yang dirancang untuk mengubah data keuangan dan data lainnya ke dalam informasi, informasi tersebut dikomunikasikan kepada para pembuat keputusan.”

Menurut Barry E. Cushing yang dikutip dan dialih bahasakan oleh La Midjan & Azhar Susanto (2003) mengatakan bahwa, “Sistem informasi akuntansi merupakan seperangkat sumber manusia dan modal dalam organisasi, yang berkewajiban untuk menyajikan informasi keuangan dan juga informasi yang diperoleh dari pengumpulan dan memproses data.”

Menurut Nugroho Wdjajanto (2001) menyatakan bahwa : “Sistem informasi akuntansi adalah susunan formulir, catatan, peralatan termasuk komputer dan perlengkapannya serta alat komunikasi, tenaga pelaksanaannya dan laporan yang terkoordinasi secara erat yang didesain untuk mentransformasikan data keuangan menjadi informasi yang dibutuhkan manajemen.”

Menurut La Midjan dan Azhar Susanto (2001) menyatakan bahwa: “Sistem informasi akuntansi merupakan suatu sistem pengolahan data akuntansi yang merupakan koordinasi dari manusia, alat dan metode yang berinteraksi secara harmonis dalam suatu wadah organisasi yang terstruktur untuk menghasilkan informasi akuntansi keuangan dan informasi akuntansi manajemen yang berstruktur pula.”

Sedangkan menurut Romney&Steinbart (2000) Sistem informasi akuntansi adalah serangkaian dari satu atau lebih komponen yang saling berelasi dan berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan, yang terdiri dari pelaku, serangkaian prosedur, dan teknologi informasi.


Fungsi Utama Sistem Informasi Akuntansi :

Ada 3 fungsi utama dari sistem informasi akuntansi bagi perusahaan,
yaitu:

  1.  Mengumpulkan dan menyimpan data dari semua aktivitas dan transaksi perusahaan
  2.  Memproses data menjadi informasi yang berguna dalam pengambilan keputusan yang memungkinkan bagi pihak manajemen untuk melakukan perencanaan, mengeksekusi perencanaan dan mengontrol aktivitas.
  3.  Menyediakan kontrol yang cukup
untuk menjaga aset dari organisasi, termasuk data. kontrol ini memastikan bahwa data akan tersedia ketika dibutuhkan dan data tersebut akurat dan dapat dipercaya. (Romney & Steinbart, 2000)

Tujuan Pengembangan Sistem Informasi Akuntansi :

Salah satu tujuan dari pengembangan sistem informasi akuntansi adalah untuk menambah nilai bagi perusahaan. Sistem informasi akuntansi dapat memberi nilai bagi perusahaan dengan:

a. Informasi yang akurat dan tepat waktu.
b. Penerapan sistem informasi akuntansi yang meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya.
c. Meningkatkan pengambilan keputusan yang tepat.
d. Meningkatkan pembagian pengetahuan (knowledge sharing).

Karakteristik SIA yang membedakannya dengan subsistem CBIS lainnya :

1. SIA melakasanakan tugas yang diperlukan
2. Berpegang pada prosedur yang relatif standar
3. Menangani data rinci
4. Berfokus historis
5. Menyediakan informasi pemecahan minimal

Fungsi penting yang dibentuk Sistem Informasi Akuntansi pada sebuah organisasi antara lain :

1. Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.
2. Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
3. Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.

Proses dan Siklus Akuntansi :

Akuntansi adalah proses dari 3 aktivitas yaitu: mengidentifikasi, mencatat, dan mengkomunikasikan kejadian ekonomi dari sebuah organisasi. Proses pertama adalah identifikasi, yaitu aktivitas memilih kegiatan yang termasuk kegiatan ekonomi. Proses kedua adalah pencatatan, yaitu semua kejadian ekonomi tersebut dicatat untuk menyediakan sejarah dari kegiatan keuangan dari organisasi tersebut. Proses ketiga adalah komunikasi, informasi yang telah didapat dari identifikasi dan pencatatan tidak akan berguna bila tidak dikomunikasikan. informasi ini dikomunikasikan melalui persiapan dan distribusi dari laporan akuntansi, yang paling umum disebut sebagai laporan keuangan. 


SUMBER :

Bodnar, Goerge H. dan William S. Hopwood. 2006. Sistem Informasi Akuntansi, Edisi 9. Yogyakarta : ANDI.

La Midjan, dan Azhar Susanto. 2000. Sistem Informasi Akuntansi 1, Edisi Keenam : Lembaga Informasi Akuntansi.

Narko. 2007. Sistem Akuntansi, Edisi Kelima. Yogyakarta : Yayasan Pustaka Nusantara.

Nugroho Widjajanto. 2001. Sistem Informasi Akuntansi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti : Erlangga.

Romney, Marshall B., Stembart, Paul John. Accounting Information System (8th ed.). New Jersey : Prentice Hall. 2000.
»»  READMORE...